Selasa, 15 Mac 2011

14 March 2011

Imam Mahdi Yang Dinanti


Pembawa Cahaya...
Imam Mahdi as (1)
Mawlana Syaikh Hisyam Kabbani
The Approaching toArmagedoon
Archieve May 2005

Bismillah hirRohmanniRohim

Al-Mahdî alaihi salam

Pada zaman sekarang, banyak orang yang tidak percaya dengan kedatangan al-Mahdî al-Muntazhar (Juru Selamat yang Dinanti) di akhir zaman. Bagaimanapun, Nabi saw. telah memprediksi kemunculan al-Mahdî, dan menekankan kepastian kedatangannya kepada para sahabat. Karena ketidaktahuan mereka, sementara orang menegaskan bahwa al-Mahdî adalah konsep kaum Syiah, dan bukan bagian dari konsep keyakinan tradisional Suni.

Padahal, kedatangan al-Mahdî merupakan doktrin mapan dalam tradisi Suni dan Syiah, juga sebetulnya semua manusia. Menurut teks-teks keagamaan yang ada, ia adalah pemimpin masa depan bagi orang-orang beriman dan orang-orang baik di seluruh bangsa di dunia. Kedatangan al-Mahdî ditegaskan oleh banyak hadis sahih. Jadi, kaum muslim tak perlu ragu apakah al-Mahdî akan turun atau tidak, tetapi hendaklah menanti dan bersiap-siap menyongsong kedatangannya.

Karena tidak memiliki pendidikan agama yang memadai, banyak orang Islam dewasa ini yang tidak tahu banyak atau tidak tahu sama sekali tentang al-Mahdî. Ia orang yang memiliki kekuatan sangat besar, yang muncul menjelang Hari Kiamat. Nabi saw. berkata tentang al-Mahdî: Kalau umur dunia ini hanya tinggal satu hari, Allah akan memperpanjangnya hingga orang itu datang. Ia berasal dari keluargaku, namanya seperti namaku (Muhammad), dan nama ayahnya juga seperti nama ayahku (‘Abd Allâh). Ia akan memenuhi dunia dengan kesetaraan dan keadilan, yang sebelumnya dipenuhi dengan ketidakadilan dan penindasan.”

Hadis sangat sahih sehingga Ibn Taymiyyah dan al-Albânî sekalipun menerimanya. Nabi saw. bersabda bahwa seandainya umur dunia tinggal sehari, Allah akan memperpanjang nya untuk menunggu kedatangan al-Mahdî. Al-Mahdî datang untuk membasmi kejahatan dan menebar kedamaian di seluruh dunia. Orang-orang Islam dan Kristen akan mengetahui hal itu dan bersiap-siap menyambut kembalinya ‘Îsâ, tetapi banyak orang Islam yang tidak menyangka bahwa kedatangannya sudah dekat. Orang-orang Yahudi sedang menantikan Juru Selamat, orang-orang Kristen sedang menantikan ‘Îsâ, sementara orang-orang Islam sedang menantikan al-Mahdî dan ‘Îsâ.

Semua agama menggambarkan mereka sebagai manusia penyelamat dunia. Allah berfirman: Dan katakanlah, “Yang benar telah datang dan yang batil telah lenyap.” Sesungguhnya yang batil itu adalah sesuatu yang pasti lenyap. (Q 17:81). Mereka tidak akan menggunakan senapan atau senjata, tetapi akan melancarkan gerakan spiritual dan semua orang beriman akan mengikuti mereka. Pada masa itu, orang-orang kafir akan bersekutu dengan Dajal dan membentuk pasukan setan. Al-Mahdî adalah seorang khalifah bagi semua orang Islam.

Dewasa ini, banyak orang yang menyerukan pembentukan kekhalifahan; Nabi saw. juga memperingatkan bahwa sebelum kedatangan al-Mahdî, akan muncul 40 khalifah palsu. Secara teoretis, setiap orang yang menyerukan kekhalifahan memang benar. Tetapi, kebanyakan tidak memahami makna sebenarnya dari “kekhalifahan” dan memandangnya sebagai gerakan politik atau “modernisasi” Islam. Kekhalifahan tidak lain adalah bagi al-Mahdî, yang merupakan salah satu keturunan Nabi dan mendapat dukungan Allah. Ummu Salamah meriwayatkan bahwa Nabi saw. bersabda: Al-Mahdî berasal dari keluargaku, dari keturunan Fâthimah. ‘Alî ibn Abî Thâlib meriwayatkan bahwa Nabi saw. bersabda: Al-Mahdî berasal dari ahlulbait. Allah akan mempersiapkannya dalam satu malam. Ia akan datang dengan tiba-tiba pada akhir zaman.

‘Abd Allâh ibn Mas‘ûd diriwayatkan pernah berkata, “Suatu hari kami sedang bersama Rasulullah, ketika beberapa pemuda dari Bani Hasyim menghampiri beliau. Ketika beliau melihat mereka, matanya basah dengan air mata, dan warna matanya berubah. Aku katakan, ‘Kami terus menyaksikan di wajahmu sesuatu yang tidak engkau sukai.’ Beliau berkata, ‘Sesungguhnya kami adalah ahlulbait, dan Allah telah memilihkan bagi kami kehidupan akhirat. Keluargaku akan tertimpa musibah besar, pengusiran dan penyerangan, setelah kepergianku hingga datang sekelompok orang dari arah timur dengan membawa bendera hitam. Mereka menuntut keadilan, tetapi tidak ada yang menanggapinya. Kemudian mereka berperang dan mereka akan menang.

Lalu tuntutan mereka dipenuhi. Tetapi, mereka tidak mau menerimanya hingga hak itu diserahkan kepada seorang laki-laki dari kalangan keluargaku yang akan memenuhi dunia dengan keadilan, yang sebelumnya penuh dengan kebatilan. Barang siapa hidup dalam situasi seperti itu, maka hendaklah ia menemuinya meskipun harus merangkak di dataran yang berselimut salju, karena dialah al-Mahdî.”
Dalam hadis yang luar biasa ini, Nabi saw. memprediksikan apa yang akan menimpa keluarga dan keturunannya. Beliau dengan akurat meramalkan bahwa ahlulbait akan menghadapi cobaan yang sangat hebat: mereka akan dibantai, menghadapi kesulitan besar, dan dikucilkan. Beliau memprediksi bahwa keluarganya akan menjadi pelarian, bersembunyi karena orang-orang hendak membunuh mereka. “Hingga dari arah timur,” dan Nabi saw. menunjuk arah timur, “datang sekelompok orang dengan membawa bendera hitam. Mereka akan menuntut tindakan baik dan keadilan. Mereka tidak akan ditanggapi.

Kemudian mereka berperang dan menang. Akhirnya tuntutan mereka dipenuhi, namun saat itu mereka tidak mau menerimanya.” Hadis lainnya mengisyaratkan bahwa bendera hitam yang datang dari arah Khurasan menandai kemunculan al-Mahdî. Khurasan saat ini berada di wilayah Iran, dan beberapa ulama mengatakan bahwa hadis ini mengandung arti bahwa ketika bendera hitam itu muncul dari Asia Tengah, yaitu arah Khurasan, al-Mahdî akan tak lama lagi muncul. Tsawbân meriwayatkan bahwa Nabi saw. bersabda: Jika kalian bertemu dengannya, pergilah dan bergabunglah dengannya, meskipun jika kalian harus merangkak di atas salju, karena ia khalifah Allah, al-Mahdî.

Hadis ini menunjukkan bahwa pengetahuan Nabi menjangkau hingga negeri bercuaca dingin, negeri yang bersalju, yang tak dikenal oleh orang-orang Arab. Hadis itu juga menunjukkan bahwa pesan Islam akan mencapai daerah-daerah yang sangat jauh. Umm Salamah meriwayatkan bahwa Nabi saw. bersabda: Percekcokan akan terjadi setelah wafatnya seorang khalifah. Seorang laki-laki dari Madinah akan datang ke Mekah. Beberapa orang Mekah akan mendatanginya dan membawanya keluar dari kota Mekah secara paksa, kemudian mereka mengemukakan sumpah setia di antara sudut Ka‘bah dan Maqam Ibrahim. Sejumlah tentara kemudian dikirim dari Syam untuk menghadapi mereka, tetapi tentara tersebut akan disapu habis di gurun pasir antara Mekah dan Madinah.

Ketika orang-orang menyaksikan hal itu, abdâl dari Syam dan orang-orang terbaik di Irak akan mendatanginya dan menyatakan janji setia kepadanya di antara sudut Ka‘bah dan Maqam Ibrahim. Kemudian datang seorang laki-laki Quraysy yang pamannya berasal dari suku Kalb. Ia mengirimkan pasukan untuk menghadapi mereka. Mereka (al-Mahdî dan orang-orang beriman) akan menghancurkan pasukan itu dan mengalahkannya, dan ia akan membagikan rampasan perang di antara mereka. Ia akan menegakkan dan melaksanakan sunah Nabi di antara mereka. Islam akan tersebar ke seluruh dunia. Ia akan hidup selama tujuh tahun bersama mereka. Kemudian ia meninggal dan orang-orang Islam akan menyalatinya.”

Abû Sa‘îd al-Khudrî meriwayatkan bahwa Nabi saw. bersabda: Pada akhir zaman akan muncul al-Mahdî. Allah akan memberinya kekuatan atas langit dan hujan, dan bumi akan mengeluarkan tumbuhannya. Ia akan menyebarkan kekayaan sebanyak-banyaknya, binatang ternak akan berkembang biak dengan pesat, dan umat Islam akan bertambah banyak dan mulia. Ia akan hidup selama tujuh atau delapan tahun …”

Pada saat itu, Allah akan membuka pintu langit, mengubah gurun pasir menjadi laksana surga bagi al-Mahdî dengan cara memperbanyak curah hujan. Dalam hadis lain, Abû Hurayrah meriwayatkan bahwa Nabi saw. bersabda: Kiamat tidak akan tiba hingga kekayaan sangat berlimpah di tengah-tengah kalian, dan terus mengalir hingga seseorang yang hendak mengeluarkan zakatnya kepada orang yang membutuhkan tidak akan menemukan orang yang mau menerimanya; dan hingga daratan Arab dipenuhi dengan luapan sungai untuk kedua kalinya. Dengan kedatangan al-Mahdî, Allah akan memberikan curahan rahmat-Nya, baik berupa curah hujan yang tinggi atau siraman rohani yang berlimpah.

Lalu, bumi akan mengeluarkan kemampuan maksimalnya dalam menghasilkan tetumbuhan. Beberapa hadis menjelaskan bahwa bumi akan menghasilkan semangka yang sangat kokoh sehingga ia tak lagi berbuah di atas tanah, tetapi menggantung di batang pohon. Al-Mahdî akan menyebarkan uang dalam jumlah yang besar, dan hewan ternak akan berkembang biak dengan pesat. Saat-saat itu akan menjadi zaman keemasan, zaman terbaik umat Islam. Ia akan hidup selama tujuh atau delapan tahun, dan ketika ia meninggal dunia, ‘Îsâ akan menjadi imam untuk menyalati jenazahnya. Ibn Katsîr berkata, “Saya pikir kemunculan al-Mahdî akan terjadi sebelum ‘Îsâ ibn Maryam turun ke bumi seperti yang ditunjukkan dalam hadis berikut.” Nabi saw. berkata: Apa yang hendak kalian lakukan jika ‘Îsâ ibn Maryam datang dan al-Mahdî berada di tengah-tengah kalian (sedang memimpin salat)?

Wa min Allah at tawfiq
bihurmati habib al fatiha...

14 March 2011

Suhbah Jumaat-Tsunami di Jepun oleh Mawlana Syaikh Nazim al-Haqqani QS


Maulana Shaykh Nazim
11 Mac 2011, Lefke, Cyprus

Bismillahir Rahmanir Rahim
Allahu Akbar Allahu Akbar la ilaha illAllah, Allahu Akbar wa lillahil hamd..alfu salat alfu salam ala Sayydil awwalina wal aklhirin habibil Rabbil alamin, Sayyidil awalina wal akhirin..ya Sayyidi ya Rasulallah ishfa lana.. Audhu billahi minash shaitanir rajim, Bismillahir Rahmanir Rahim. Subhansin Sultansin ya Rabb. Maha Suci Engkau, Engkaulah Sultan Ya Tuhan!

Wahai manusia, pengunjung-pengunjung kami dari barat ke timur, dari utara ke selatan. Kami memohon kemuliaan Penutup Para Nabi dari Tuhan Syurgawi, Pencipta kami, kerana kita berada pada titik tersebut, jika kita berjalan di atasnya, kita akan terjerumus ke dalam neraka! Tiada satu pun yang dapat memberhentikannya, tapi selama mana kita diciptakan sebagai khalifah, pembantu, di planet ini, selama itulah kita mempunyai tanggungjawab. Dan sesiapa yang mempunyai tanggungjawab akan dipersoal, mereka akan disoal, “ Apa yang telah kamu lakukan? Apa yang telah kamu pelajari? Apa yang kamu tahu?”. Kita akan disoal kerana kita mempunyai tanggungjawab dan kita adalah semulia-mulia makhluk yang diciptakan, dan Allah Taala telah membusanai manusia dengan kemuliaan yang sangat tinggi yang bahkan Para Malaikat pun tidak mencapainya. Apabila Allah Taala menyatakan kepada penghuni syurga, kepada Para Malaikat, bahawa, “Aku akan mencipta sesuatu, yang menunjuk atau membawa ciptaan yang baru dalam kewujudan, yang baru. Dan Aku akan membusanai mereka dengan kemuliaan yang tinggi, dan Aku akan menjadikan mereka sebagai khalifah di Bumi.” Dan Para Malaikat berfikir bahawa kemuliaan yang tinggi adalah milik mereka. Dan Allah Taala telah mengatakan, “ Aku membawa sesuatu perkara yang lain yang sampai sekarang tidak ada yang mengetahui. Aku membawa mereka dan Aku membusanai mereka dengan sebuah kemuliaan yang tidak ada satu pun dari kalangan kamu yang mencapai kemuliaan itu.”

Kita mesti kenal diri kita sendiri. Kita harus bertanya, “Siapakah aku?” Tetapi maaf kerana terpaksa mengatakan bahawa semua manusia pada hari ini tidak tertarik untuk mengenal dan mengetahui tentang diri mereka sendiri. Mereka berfikir bahawa mereka diciptakan hanya untuk berseronok dengan diri mereka melalui hal-hal keduniaan. Saya minta maaf untuk menyatakan ini, tetapi ini adalah hakikat yang sebenarnya, bahawa manusia tidak pernah tertarik pada diri mereka sendiri. Mereka melihat sekeliling mereka, di bawah tapak kaki mereka, apakah ia atau kepala mereka, apakah itu, tetapi tidak ada seorang pun yang tertarik terhadap diri mereka sendiri. Tidak ada seorang pun yang berkata, “Siapakah aku?” Itu adalah kesilapan terbesar manusia, meninggalkan diri mereka sendiri, dan lari jauh dari diri sendiri. Manusia lari daripada hakikat kejadian mereka. Lari jauh. Kenapa? Kenapa kamu tidak tertarik untuk mengenali siapakah diri kamu? Saya pada mulanya tiada dalam kewujudan, kemudian dikeluarkan daripada rahim ibu saya. Saya tidak tahu apa-apa. Dan selepas beberapa ketika saya cuba untuk keluar dan dengan banyaknya kesakitan datang pada ibu saya sehingga saya keluar. Siapa yang menciptakan saya di dalam rahim ibu saya? Bagaimana saya keluar? Saya masuk ke dalam rahim sebagai sel, satu sel..bagaimana saya menjadi manusia lengkap dengan segala-galanya dan meminta dan menjadikan ibu saya keluarkan saya? Dia (ibu) sangat gembira dengan saya berada di dalam. Tetapi saya ridak gembira dengan menendang pintu untuk dibuka. Saya keluar. Cukup di sini! Saya mesti keluar! Allahu Akbar..Allahu Akbar. Kita keluar, menangis, menangis….”

Siapakah itu? Siapakah yang menciptakan saya dan kesemua orang juga, yang datang dengan cara yang sama? Tidak pernah fikirkannya? Dan tanpa kehendak saya, saya dari hari ke hari membesar, membesar, tetapi tumbesaran saya mencapai pada satu titik dan kemudian berhenti. Apabila saya mencapai 1 ½ meter atau 2 meter, tetapi selepas itu tumbesaran saya terhenti. Siapa yang menjadikan saya untuk tidak membesar lagi?” Lailaha illallah. Manusia mabuk, manusia mabuk. Tidak pernah menggunakan pemikiran mereka. Kemudian pemahaman mereka semakin meluas, lagi dan lagi, dan mereka akan mengetahui tentang segala-galanya tetapi mereka terkecuali. Mereka cuba untuk mengetahui segalanya, tetapi mereka lupa. “Siapa yang menjadikan saya dan saya membesar, membesar dan kemudian semakin ke bawah, ke bawah dan satu hari nanti saya akan habis, tamat. Saya tidak lagi bernafas, saya tidak lagi melihat, saya tidak lagi makan atau minum, saya tidak lagi bekerja, saya tidak lagi melihat apa-apa.” Hal-hal ini, mereka tidak lagi memikirkannya. Tiga juta atau lima juta orang dan kamu tidak dapat mencari apapun kecuali segelintir manusia yang memikirkannya dan semua orang tidak pernah berfikir. Lailaha illallah.

Wahai manusia, Tuhan Syugawi baru sahaja menyampaikan kepada kami sesuatu untuk memikirkan tentang permulaan dan pengakhiran kami. Dan dunia kita mempunyai permulaan dan ia tidak seperti seratus tahun atau seribu tahun yang lalu, dunia kita berubah, bergerak, berubah, dan tidak ada seorang pun yang bertanya apa yang telah terjadi kepada dunia. Terlalu banyak peristiwa yang tidak diketahui dan tidak dijangka yang akan datang, dan manusia sekarang seperti mabuk, alpa dengan teknologi mereka. Mereka berfikir bahawa teknologi sudah cukup untuk mereka atau jangkaan terakhir bagi mereka untuk mengawal segala-galanya melalui teknologi, kerana mereka adalah orang-orang yang mabuk. Teknologi tidak boleh diarahkan dengan kekuatan kita, dan ia mempunyai had. Selepas had tersebut, sangat mustahil untuk bergerak setapak lebih daripada itu. Kita berada di dalamnya sekarang. Wahai manusia, kita akan pergi ke dunia yang lain. Seperti kita berada di dalam dunia yang tidak diketahui dan kemudian datang ke sini, manusia, kesemua mereka, akan pergi ke tempat lain yang tidak diketahui. Itu adalah ilmu yang Tuhan Syurgawi, Pencipta kita memilih orang-orang tertentu untuk mengajar kita tentang apa yang akan berlaku kepada manusia, secara individual atau secara awam. Tetapi sekarang manusia mengejar teknologi dan mereka sangat gembira dan sangat bangga. Mereka berfikir bahawa teknologi sudah cukup bagi mereka dan segala-galanya.

Saya fikir bahawa setiap orang pada hari ini mendengar hal yang besar telah terjadi di Timur Jauh iaitu sebuah gempa bumi dan juga tsunami. Kaca itu yang mereka cipta (tv), menunjukkan kepada semua bangsa, kepada manusia, bahawa mereka nampak dan melihat gelombang yang besar daripada samudera, lautan melanda Jepun dan sangat banyak negara mengambilnya melalui teknologi mereka. Teknologi tidak pernah melakukan apa-apa, dan ianya lenyap. Saya bertanya, sebagai manusia yang bangga, dengan teknologi dan bom-bom kamu, dengan kamu mempunyai seratus atau seribu kuasa nuklear, bolehkah kamu memberhentikannya? Di mana masyarakat Eropah dan Amerika yang sangat bangga, itu berlaku di Timur Jauh, di Jepun, apakah titik tertinggi kuasa kamu, hanya menunjukkan kepada kamu yang kuasa kamu bukanlah apa-apa! “Jika saya memerintahkan untuk menggerakkan lautan ke atas kamu, dalam masa 24 jam, bukan sahaja Jepun atau tempat-tempat yang lain, Tsunami tersebut boleh meliputi 5 benua. Kesemua mereka akan dilanda.” Ini adalah sangat penting. Tuhan Syurgawi mahu menunjukkan kepada makhluk-Nya yang terdiri daripada manusia. “Jika Aku mahu mengambil engkau, Aku akan mengambil engkau. Itu adalah hal yang sangat mudah, Tsunami. Aku juga boleh memerintahkan sebuah lagi untuk engkau juga, tidak dengan menggunakan penghuni langit, daripada engkau Aku memerintahkan seseorang dari kalangan kamu semua untuk menendang dunia ini seperti bola sepak dan ia akan lenyap, musnah.”

Wahai manusia! Ke marilah dan dengar dan pelajarilah perintah-perintah langit dan turutilah undang-undang syurga yang Tuhan Syurgawi, Pencipta kamu, sampaikan kepada kamu atau satu hari nanti benua-benua tenggelam ke bawah atau Tsunami akan meninggi dan melanda kesemua mereka. Marhaban! Selamat datang! Jepun adalah negara teknologi nombor satu dan rakyatnya, pengikut-pengikutnya telah diambil. Dan undang-undang suci telah sampai kepada saya, dan saya hamba yang lemah memberi amaran kepada semua bangsa, dan saya juga memberi amaran kepada Gadafi, Tarwani, Syaitani, Jinni…jaga adab kamu, jaga keterbatasan kamu, dan jadilah hamba yang merendah diri! Jangan menjerit dengan suara yang lantang. Jaga adab kamu! Allah memerintahkan kamu untuk menjaga hamba-hamba-Nya, dan dia tidak melakukan yang terbaik kepada bangsanya untuk melakukan yang terbaik buat mereka. Dia cuba untuk melakukan hal-hal buruk bagi saudara-saudaranya, dan dia telah melakukan yang terbaik untuk dirinya sendiri, bukan untuk bangsanya, dan bangsanya bangkit mengatakan, “Kami tidak suka kepada kamu!” dan sangat banyak negara sekarang melalui Tunisia, Algeria, Mesir, melalui Iraq, melalui Turki…dan sangat banyak tirani mengatakan, “Aku tidak sukakan engkau,” dan mengancam. Jaga batasan kamu! Jangan berkata, kami boleh berhentikannya, Tsunami, dan bahkan seorang sahaja (Wali Allah) boleh menenggelamkan China di bawah beberapa Tsunami. Jangan katakan, kami sejuta, dua juta orang, mereka boleh mengambil sehingga tiada seorang pun di sana.

Wahai manusia, bahawa amaran dari langit, berkata, “Wahai Manusia, datanglah kepada Islam:aslam taslam/ berserahlah kepada Islam dan selamatkanlah diri kamu. Sesiapa yang menjaga arahan syurga akan selamat di sini dan di Akhirat atau Aku akan menghantarkan kepada kamu pelbagai kutukan dan sumpahan untuk mengambil kamu!” Bangsa Cyprus salah satu yang meninggalkan agama mereka, mereka tidak menjaga agama Islam! Mereka melakukan semua hal-hal yang salah, semua hal-hal yang kotor! Saya memberi amaran kepada mereka bahawa mungkin saya akan meninggalkan negara ini dan mungkin negara ini akan diambil daripada Turki dan Greek. Masuklah ke dalam Islam, jagalah tatakarma kamu yang Allah busanakan kepada kamu, jangan jadi manusia yang kotor. Kamu mesti keluar dari tempat-tempat kotor atau Tsunami akan datang kepada kamu juga! Jangan katakan ia hanya datang dari lautan, tidak, daripada dalam juga ia boleh datang. Langit mungkin akan menjadikan pulau kamu berada di bawah laut! Jika mereka tidak melakukan itu, saya telah diperintahkan untuk meninggalkan Cyprus dan pergi ke tempat yang belum diketahui, dan apakah yang akan datang kepada mereka. Ini adalah untuk Bangsa Cypriot dan Greek, kerana mereka melakukan hal-hal yang dibenci. Mudah-mudahan Allah mengampuni saya, kerana dosa-dosa saya mungkin akan membawa mereka kepada kutukan. Saya harus pergi jauh.

Wahai manusia, sekarang kita telah sampai pada keterbatasan, had kehidupan manusia di atas planet ini dan sangat banyak tanda-tanda yang datang. Saya gembira dengan darwish-darwish kami, murid-murid, pengikut-pengikut kami dan di sana ada juga amaran untuk mereka. Jika apa sahaja berlaku melalui Laut Mediterranean, ia bermaksud Armageddon, kiamat akan tiba tidak lama lagi! Sesiapa yang hendak datang ke sini, mereka harus melihat pada keadaan. Dan jika mereka datang, 3 hari untuk berziarah, cukup. Tinggal di rumah kamu. Kamu mesti lihat jika sesuai untuk berziarah ke sini. Jangan berniat untuk berada di sini lebih daripada 3 hari. Kamu mesti menjaga rumah kamu, anak-anak kamu, keluarga kamu, dan kamu mesti membimbing mereka. 3 hari untuk beziarah ke sini, kemudia kamu mesti pergi kerana mungkin keadaan di sini tidak baik untuk kamu, datang dan jangan pergi atau mungkin kamu akan tenggelam ke bawah dan tidak naik ke atas lagi. 3 hari sahaja untuk berziarah ke sini, kerana apabila Armageddon bermula, tidak ada lagi kapal, tidak ada lagi pesawat untuk tinggalkan pulau ini untuk balik ke tempat kamu.

Ini adalah perintah yang baru untuk orang-orang syurgawi untuk membangunkan kamu. Jagalah diri kamu bersama keluarga kamu, dengan anak-anak kamu. Dan cubalah untuk berada di desa-desa, luar bandar kerana bandar-bandar besar berada di bawah paras bahaya yang sangat besar. Tempat yang selamat hanya di luar bandar. Bandar-bandar besar berada di bawah paras bahaya yang amat tinggi. Jagalah ia. Sehingga hari ini, saya masih menyambut, orang-orang boleh datang untuk berada di sini. Tetapi selepas malam tadi saya telah diperintahkan untuk memberitahu kepada saudara-saudara kita daripada negara-negara lain untuk lihat pada keadaan, kerana selepas satu jam kemungkinan ia selesai: tiada lagi kapal, tiada lagi pesawat. Jika perlu, 3 hari dan kamu habis, kamu mesti pergi untuk bersama keluarga kamu. Tawbah Ya Rabbi! Tawbah Ya Rabbi! Tawbah Ya Rabbi! Fatihah!

Jangan membazir, simpan sesuatu sekurang-sekurangnya ia cukup bagi kamu untuk 40 hari. Jangan membazir, jangan membazir. Pembaziran akan membawa manusia kepada bebanan yang berat, semoga Allah mengampuni kita bagi kemuliaan Pengkhatam Para Nabi SAW. Selawat dan salam ke atas Baginda. Fatihah!


Sabtu, 12 Mac 2011

pengetahuan tentang dunia ini

Dunia ini adalah sebuah panggung atau pasar yg disinggahi oleh para musafir ditengah perjalanannya ketempat lain.Di sinilah mereka mempersiapkan dengan berbagai perbekalan untuk perjalanannya itu.Jelasnya, disini Manusia dengan menggunakan indra indra jasmaniahnya,memperoleh sejumlah pengetahuan tentang karya karya Allah, melalui karya tersebut dan tentang Allah sendiri.Suatu pandangan/pengetahuan dan perenungan tentang Allah akan menentukan kebahagiaan masa depannya.untuk memperoleh pengetahuan inilah ruh manusia diturunkan ke alam air dan lempung ini. Selama indra indra nya masih tinggal bersamanya/masih hidup di dunia ini.Jika kesmuanya  itu telah pergi dan hanya sifat2 esensialnya saja yg tertinggal yg berarti ia telah pergi ke alam lain/akhirat.

Manusia berada di dunia ini hanya ada 2 hal yg diperlukan baginya.Pertama:perlindungan dan pemeliharaan jiwanya, kedua: Perawatan dan pemeliharaan atas Jasadnya.Pemeliharaan yg benar atas jiwanya sebagaimana disebut diatas adalah Pengetahuan dan Cinta akan Tuhannya.Terserap kedalam kecintaan akan segala sesuatu yg selain Allah berarti keruntuhan Jiwanya.Jasad bisa dikatakan sebagai sekedar hewan tunggangan jiwa dan akan musnah, sementara Jiwanya terus abadi.Jiwa harus merawat badan persis sebagaimana seorang pesiarah dalam perjalanannya ke mekka,merawat ontanya. Tetapi jika sang pesiarah menghabiskan waktunya untuk memberi makan dan menghiasi ontanya, kafilah akan meninggalkannya dan ia akan mati dalam perjalanannya.

Kebutuhan jasmaniah manusia itu sangat sederhanan, hanya terdiri dari tiga hal, Makan, Pakaian, Tempat tinggal. Tetapi nafsu nafsu yg tertanam dalam dirinya dan keinginan untuk pemenuhannya cendrung untuk memberontak melawan nalar yg lebih belakangan tumbuh dari nafsu nafsu itu.Sesuai dengan itu semua,sebagaimana kita lihat diatas, nafsu nafsu itu harus dikekang dan dikendalikan dengan hukum hukum Tuhan yg disebarkan oleh para Nabi.

Sedangkan dunia yg akan kita uraikan ini, kita dapat mengkelompokkan dalam tiga bagian yaitu: Hewan, Tumbuh2an dan Barang tambang.Produk2 dari ketiga nya terus menerus dibutuhkan oleh manusia dan telah mengembangkan tiga pekerjaan besar.pekerjaan para penenun,pembangun dan pekerja logam, sekali lagi ketiganya itu memiliki banyak cabang yg lebih rendah,seperti penjahit tukan batu dan tukan besi.interaksi ketinya ini tidak bisa terlepas satu sama lain.Hal ini menimbulkan berbagai hubungan dan sering kali mengakibatkan kebencian,iri hati, cemburu dll penyakit jiwa. karenanya timbullah pertengkaran dan perselisian,baik politik maupun hukum serta sipil.

Demikian kehidupan dunia ini telah menjadi semakin rumit dan menimbulkan kekacauan. Sebab utamanya adalah karena manusia telah lupa, bahwa kebutuhan manusia itu hanya tiga, yaitu pakaian, makanan dan tempat tinggal dan bahwa semua itu A D A hanya demi menjadikan jasad sebagai kendaraan yg layak bagi jiwa dan dirinya sendiri. Seseorang pasti akan terpikat dan tersibukkan oleh dunia yg dikatakan oleh Rasulullah saw. sebahai tukang sihir yg lebih kuat daripada Harut dam marut( Kitab Kamiyatus Sa-adah ) kecuali orang tersebut mengawasi dirinya dengan ketat sekali.

Watak penipu ( tukang sihir ) dari dunia ini bisa mengambil berbagai bentuk( menyerupahi ), pertama ia berpura2 seakan akan bakal selalu tinggal bersama anda,tetapi kenyataannya ia pelan2 menyingkir dari anda dan menyampaikan salam perpisahan, sebagaimana suatu bayangan yg kelihatan tetap tetapi nyatanya selalu bergerak

Demikian pula, dunia menampakkan dirinya dibalik kedok nenek sihir yg berseri seri tetapi tidak bermoral, berpura pura
mencintai anda, menyayangi anda dan kemudian membelot kepada musuh anda, meninggalkan anda mati merana karena rasa kecewadan putus asa.Diriwayatkan di(kitab kamiyatus sa-adat)bahwa Isa as,terungkapkan bahwa dunia ini memperlihatkan dirinya dalam bentuk seorang wanita tua yg buruk muka.Ia bertanya kepada wanita itu, berapa banyak suami yg pernah dimiliki, dan mendapatkan jawaban,jumlahnya tak terhitung.Ia bertanya lagi,telah matikah mereka ataukah diceraikan ..?,kata si wanita itu,ia telah membunuh mereka semua."Saya heran " kata Isa,as. atas orang2 bodoh yg melihat perbuatan anda itu kepada orang lain,tetapi masih banyak orang yg menginginkanmu". Wanita sihir ini berpakaian yg indah2 dan penuh permata,menutupi mukanya dengan cadar,kemudian merayu manusia ( termasuk diri penulis ).diriwayatkan juga dlm kitb yg sama,Rasulullah bersabda, bahwa,di hari pengadilan, dunia ini akan tampak dalam wujud nenek sihir yg seram, dengan mata yg hijau dan gigi bertonjolan. Orang2 yg melihatnya akan berkata" Ya Ampun, siapa orang ini".Malaikat akan menjawabnya," ini dunia yg engkau bangga banggakan, dan demi dia engkau bertengkar dan berkelai serta saling merusak satu sama lain.Kemudian wanita itu dicampakkanke dalam neraka sambil menjerit2," Oh Tuhan, dimanakah pecinta pecintaku dahulu", Tuhan pun kemudian memerintahkan agarmereka juga dilemparkan mengikutinya.
 Siapa pun yg mau secara serius merenung tentang keabadian yg telah lalu, yaitu selama dunia ini belum ada dan keabadian masa depan saat dunia ini telah tiada  maka akan melihat bahwa kehidupan ini seperti sebuah perjalanan yg babakannya dicerminkan oleh tahun, lga liga, oleh bulan, mil oleh hari dan langkah2 oleh oleh saat.Ungkapan apa yg bisa menggambarkan ketololan manusia yg berupaya untuk menjadikan dunia ini tempat tinggal yg abadi dan membuat rencana2 untuk sepuluh tahun mendatang, yg boleh jadi tak pernah ia butuhkan, karena sangat mungkin sepuluh hari lagi ia telah berada dibawa tanah.
 Orang orang yg telah mengumbar diri tanpa batas dengan kesenangan dunia ini, pada saat kematiannya akan seperti seseorang yg telah memenuhi perutnya dengan bahan makanan terpilih dan lezat kemudian memuntahkannya. Kelezatannya telah hilang  tetapi ketidak enakkannya akan tetap tertinggal.Makin berlimpah harta yg mereka nikamati, keindahan dan wanita atau lakilaki dll maka akan semakin keraslah mereka rasakan kepahitan berpisah dari semua itu.Kepahitan ini akan terasa lebih berat dari kematian, karena jiwa yg telah menjadi tamak dan menjadi kebiasaan tetap akan menderita di dunia yg akan datang akibat nafsu nafsu yg tak terpuasi
 Sifat berbahaya lainnya dari benda2 duniawi adalah pada mulanya benda2 itu tampak sekedar hal2 sepele, tetapi hal2 yg dianggap sepele ini masing2 bercabang tak terhitung banyaknya sampai menelan seluruh waktu  dan energi manusia.Diriwayatkan dalam kitab yg sama,Isa,as." Pecinta dunia ini seperti seseorang yg minum air laut, makin banyak minum makin hauslah ia, sampai akhirnya mati akibat kehausan yg tak terpuasi
Tasawuf (Tasawwuf) adalah ilmu untuk mengetahui bagaimana cara menyucikan jiwa, menjernihan akhlaq, membangun dhahir dan batin, untuk memporoleh kebahagian yang abadi.


فقيها و صوفيا فكن ليس واحدا * فإني و حـــق الله إيـــاك أنــــصح
فذالك قاس لم يـــذق قـلــبه تقى * وهذا جهول كيف ذوالجهل يصلح
Berusahalah engkau menjadi seorang yang mempelajari ilmu fiqih dan juga menjalani tasawuf, dan janganlah kau hanya mengambil salah satunya.Sesungguhnya demi Allah saya benar-benar ingin memberikan nasehat padamu.
Orang yang hanya mempelajari ilmu fiqih tapi tidak mahu menjalani tasawuf, maka hatinya tidak dapat merasakan kelazatan takwa. Sedangkan orang yang hanya menjalani tasawuf tapi tidak mahu mempelajari ilmu fiqih, maka bagaimana bisa dia menjadi baik?
(Diwan Al-Imam Asy-Syafi'i, hal. 47)


Para ulama besar kaum muslimin sama sekali tidak menentang tasawuf, tercatat banyak dari mereka yang menggabungkan diri sebagai pengikut dan murid tasawuf, para ulama tersebut berkhidmat dibawah bimbingan seorang mursyd tarekat yang arif, bahkan walaupun ulama itu lebih luas wawasannya tentang pengetahuan syari’at Islam, namun mereka tetap menghormati para syaikh yang mulia, hal ini dikarenakan ilmu2 syari’at yang diperoleh dari jalur pendidikan formal adalah ilmu lahiriah, sedangkan untuk memperoleh ilmu batiniyah dalam membentuk “qalbun salim / akhlak yang mulia”, seseorang harus menyerahkan dirinya untuk berkhidmat dibawah bimbingan seorang mursyd Tarekat yang sejati. (yang silsilah keilmuannya jika dirunut keatas akan sampai kepada Nabi Muhammad SAW)

IMAM AL- GHAZALI
(450-505 H./1058-1111 M)
Imam Ghazali tentang tasawuf : “Saya tahu dengan benar bahwa para Sufi adalah para pencari jalan Allah, dan bahwa mereka melakukan yang terbaik, dan jalan mereka adalah jalan terbaik, dan akhlak mereka paling suci. Mereka membersihkan hati mereka dari selain Allah dan mereka menjadikan mereka sebagai jalan bagi sungai untuk mengalirnya kehadiran Ilahi [al-Munqidh min ad-dalal, hal. 131].
Dalam bukunya an-Nusrah an-Nabawiahnya mengatakan bahwa mendalami dunia tasawuf itu penting sekali. Karena, selain Nabi, tidak ada satupun manusia yang bisa lepas dari penyakit hati seperti riya, dengki, hasud dll. Dan, dalam pandangannya, tasawuf lah yang bisa mengobati penyakit hati itu. Karena dalam ilmu tasawuf konsentrasi mempelajari pada tiga hal dimana ketiga-tiganya sangat dianjurkan oleh al-Qur’an al-karim. Pertama, selalu melakukan kontrol diri, muraqabah dan muhasabah. Kedua, selalu berdzikir dan mengingat Allah Swt. Dan ketiga, menanamkan sifat zuhud, cinta damai, jujur, sabar, syukur, tawakal, dermawan dan ikhlas.

DR. YUSUF AL-QARDHAWI

(Ketua Ulama Islam Internasional dan juga guru besar Universitas al Azhar – Beliau merupakan salah seorang ulama Islam terkemuka abad ini) didalam kumpulan fatwanya mengatakan : “Arti tasawuf dalam agama ialah memperdalam ke arah bagian ruhaniah, ubudiyyah, dan perhatiannya tercurah seputar permasalahan itu.”
Beliau juga berkata, “Mereka para tokoh sufi sangat berhati-hati dalam meniti jalan di atas garis yang telah ditetapkan oleh Al-Qur,an dan As-Sunnah. Bersih dari berbagai pikiran dan praktek yang menyimpang, baik dalam ibadat atau pikirannya. Banyak orang yang masuk Islam karena pengaruh mereka, banyak orang yang durhaka dan lalim kembali bertobat karena jasa mereka. Dan tidak sedikit yang mewariskan pada dunia Islam, yang berupa kekayaan besar dari peradaban dan ilmu, terutama di bidang marifat, akhlak dan pengalaman-pengalaman di alam ruhani, semua itu tidak dapat diingkari.”
EMPAT ORANG IMAM MAZHAB SUNNI, semuanya mempunyai seorang guru mursyd tarekat. Melalui mursyd tarekat tersebut mereka mempelajari Islam dalam sisi esoterisnya yang indah dan sangat agung. Mereka semua menyadari bahwa ilmu syariat harus didukung oleh ilmu tasawuf sehingga akan tercapailah pengetahuan sejati mengenai hakikat ibadah yang sebenarnya.

IMAM ABU HANIFAH (85 H -150 H)

(Nu’man bin Tsabit - Ulama besar pendiri mazhab Hanafi)
Beliau adalah murid dari Ahli Silsilah Tarekat Naqsyabandi yaitu Imam Jafar as Shadiq ra . Berkaitan dengan hal ini, Jalaluddin as Suyuthi didalam kitab Durr al Mantsur, meriwayatkan bahwa Imam Abu Hanifah berkata, “Jika tidak karena dua tahun, aku telah celaka. Karena dua tahun saya bersama Sayyidina Imam Jafar as Shadiq, maka saya mendapatkan ilmu spiritual yang membuat saya lebih mengetahui jalan yang benar”.

IMAM MALIKI

(Malik bin Anas - Ulama besar pendiri mazhab Maliki) juga murid Imam Jafar as Shadiq ra, mengungkapkan pernyataannya yang mendukung terhadap ilmu tasawuf sebagai berikut :
“Man tasawaffa wa lam yatafaqa faqad tazandaqa, wa man tafaqaha wa lam yatasawaf faqad tafasaq, wa man tasawaffa wa taraqaha faqad tahaqaq”.
Yang artinya : “Barangsiapa mempelajari/mengamalkan tasawuf tanpa fiqih maka dia telah zindik, dan barangsiapa mempelajari fiqih tanpa tasawuf dia tersesat, dan siapa yang mempelari tasawuf dengan disertai fiqih dia meraih Kebenaran dan Realitas dalam Islam.” (’Ali al-Adawi dalam kitab Ulama fiqih, juz 2, hal. 195 yang meriwayatkan dari Imam Abul Hasan).

IMAM SYAFI’I (Muhammad bin Idris, 150-205 H)

Ulama besar pendiri mazhab Syafi’i berkata, “Saya berkumpul bersama orang-orang sufi dan menerima 3 ilmu:
1. Mereka mengajariku bagaimana berbicara
2. Mereka mengajariku bagaimana memperlakukan orang lain dengan kasih sayang dan kelembutan hati
3. Mereka membimbingku ke dalam jalan tasawuf.”
(Riwayat dari kitab Kasyf al-Khafa dan Muzid al Albas, Imam ‘Ajluni, juz 1, hal. 341)

IMAM AHMAD BIN HANBAL (164-241 H)

Ulama besar pendiri mazhab Hanbali berkata, “Anakku, kamu harus duduk bersama orang-orang sufi, karena mereka adalah mata air ilmu dan mereka selalu mengingat Allah dalam hati mereka. Mereka adalah orang-orang zuhud yang memiliki kekuatan spiritual yang tertinggi. Aku tidak melihat orang yang lebih baik dari mereka” (Ghiza al Albab, juz 1, hal. 120 ; Tanwir al Qulub, hal. 405, Syaikh Amin al Kurdi)

SYAIKH FAKHRUDDIN AR RAZI (544-606 H)
Ulama besar dan ahli hadits) berkata :
“Jalan para sufi adalah mencari ilmu untuk memutuskan hati mereka dari kehidupan dunia dan menjaga diri agar selalu sibuk dalam pikiran dan hati mereka dengan mengingat Allah pada seluruh tindakan dan perilaku .” (I’tiqad al Furaq al Musliman, hal. 72, 73)

IMAM AL MUHASIBI (243 H./857 M)
Imam al-Muhasibi meriwayatkan dari Rasul, “Umatku akan terpecah menjadi 73 golongan dan hanya satu yang akan menjadi kelompok yang selamat” . Dan Allah yang lebih mengetahui bahwa satu itu adalah Golongan orang TASAWUF. Dia menjelaskan dengan mendalam dalam Kitab al- Wasiya hal. 27-32.

IMAM AL QUSHAYRI (465 H./1072 M)
Imam al-Qushayri tentang Tasawuf: “Allah membuat golongan ini yang terbaik dari wali wali- Nya dan Dia mengangkat mereka di atas seluruh hamba-hamba-Nya sesudah para Rasul dan Nabi, dan Dia memberi hati mereka rahasia Kehadiran Ilahi-Nya dan Dia memilih mereka diantara umat-Nya yang menerima cahaya-Nya. Mereka adalah sarana kemanusiaan, Mereka menyucikan diri dari segala hubungan dengan dunia dan Dia mengangkat mereka ke kedudukan tertinggi dalam penampakan (kasyaf).
Dan Dia membuka kepada mereka Kenyataan akan Keesaan-Nya. Dia membuat mereka untuk melihat kehendak-Nya mengendalikan diri mereka. Dia membuat mereka bersinar dalam wujud-Nya dan menampakkan mereka sebagai cahaya dan cahaya-Nya .” [ar-Risalat al-Qushayriyyah, hal. 2]

IMAM NAWAWI (620-676 H./1223-1278 M)

Dalam suratnya al-Maqasid: “Ciri jalan sufi ada 5:
menjaga kehadiran Allah dalam hati pada waktu ramai dan sendiri mengikuti Sunah Rasul dengan perbuatan dan kata menghindari ketergantungan kepada orang lain, bersyukur pada pemberian Allah meski sedikit, selalu merujuk masalah kepada Allah swt [Maqasid at-Tawhid, hal. 20]

IBNU KHALDUN (733-808 H)

Ulama besar dan filosof Islam berkata, “Jalan sufi adalah jalan salaf, yakni jalannya para ulama terdahulu di antara para sahabat Rasulullah Saww, tabi’in, dan tabi’it-tabi’in. Asasnya adalah beribadah kepada Allah dan meninggalkan perhiasan serta kesenangan dunia.” (Muqadimah ibn Khaldun, hal. 328)

IMAM JALALUDDIN AS SUYUTI

(Ulama besar ahli tafsir Qur’an dan hadits) didalam kitab Ta’yad al haqiqat al ‘Aliyyah, hal. 57 berkata, “Tasawuf yang dianut oleh ahlinya adalah ilmu yang paling baik dan terpuji. Ilmu ini menjelaskan bagaimana mengikuti Sunah Nabi Saww dan meninggalkan bid’ah.”

TAJUDDIN AS SUBKI

Kitab Mu’iid an-Na’iim, hal. 190, tentang Tasawuf : “Semoga Allah memuji mereka dan memberi salam kepada mereka dan menjadikan kita bersama mereka di dalam sorga. Banyak hal yang telah dikatakan tentang mereka dan terlalu banyak orang-orang bodoh yang mengatakan hal-hal yang tidak berhubungan dengan mereka. Dan yang benar adalah bahwa mereka meninggalkan dunia dan menyibukkan diri dengan ibadah”
Dia berkata pula : “Mereka adalah manusia-manusia yang dekat dengan Allah yang doa dan shalatnya diterima Allah, dan melalui mereka Allah membantu manusia”

IBNU ‘ABIDIN

Ulama besar, Ibn ‘Abidin dalam Rasa’il Ibn cAbidin (p. 172-173) menyatakan: ” Para pencari jalan ini tidak mendengar kecuali Kehadiran Ilahi dan mereka tidak mencintai selain Dia. Jika mereka mengingat Dia mereka menangis. Jika mereka memikirkan Dia mereka bahagia. Jika mereka menemukan Dia mereka sadar. Jika mereka melihat Dia mereka akan tenang. Jika mereka berjalan dalan Kehadiran Ilahi, mereka menjadi lembut. Mereka mabuk dengan Rahmat-Nya. Semoga Allah merahmati mereka”. [Majallat al-Muslim, 6th ed., 1378 H, p. 24].

SYEIKH RASYID RIDHA

Dia berkata,”Tasawuf adalah salah satu pilar dari pilar-pilar agama. Tujuannya adalah untuk membersihkan diri danmempertanggung jawabkan perilaku sehari-hari dan untuk menaikan manusia menuju maqam spiritual yang tinggi” [Majallat al-Manar, tahun pertama hal. 726].

MAULANA ABUL HASAN ALI AN-NADWI

Maulana Abul Hasan ‘Ali an-Nadwi anggota the Islamic-Arabic Society of India and Muslim countries. Dalam, Muslims in India, , p. 140-146, “Para sufi ini memberi inisiasi (baiat) pada manusia ke dalam keesaan Allah dan keikhlasan dalam mengikuti Sunah Nabi dan dalam menyesali kesalahan dan dalam menghindari setiap ma’siat kepada Allah SWT. Petunjuk mereka merangsang orang-orang untuk berpindah ke jalan kecintaan penuh kepada Allah”
“Kita bersyukur atas pengaruh orang-orang sufi, ribuan dan ratusan ribu orang di India menemukan Tuhan mereka dan meraih kondisi kesempurnaan melalui Islam”

ABU ‘ALA AL MAUDUDI

Dalam Mabadi’ al-Islam (hal. 17), “Tasawuf adalah kenyataan yang tandanya adalah cinta kepada Allah dan Rasul saw, di mana sesorang meniadakan diri mereka karena tujuan mereka (Cinta), dan seseorang meniadakan dari segala sesuatu selain cinta Allah dan Rasul” “Tasauf mencari ketulusan hati, menyucikan niat dan kebenaran untuk taat dalam seluruh perbuatannya.”



Seperti itulah pengakuan para ulama besar kaum muslimin tentang tasawuf. Mereka semua mengakui kebenarannya dan mengambil berkah ilmu tasawuf dengan belajar serta berkhidmat kepada para syaikh tarekat pada masanya masing-masing. Oleh karena itu tidak ada bantahan terhadap kebenaran ilmu ini, mereka yang menyebut tasawuf sebagai ajaran sesat atau bid’ah adalah orang-orang yang tertutup hatinya terhadap kebenaran Allah SWT.
Ringkasnya, belajar Tasawuf dengan memilih Tarekat yang benar, Tarekat yang mu’tabaroh (yang diakui keabsahannya di dunia Islam) dari segi silsilah guru dan ajarannya dari dahulu maupun sekarang, adalah sarana efektif untuk menyebarkan kebenaran Islam, memperluas ilmu dan pemahaman spiritual, dan meningkatkan kebahagiaan serta kedamaian.
Dengan ilmu Tasawuf manusia dapat lebih mengenal diri sendiri, dengan demikian akan lebih mengenal Tuhannya. Sehingga manusia mendapatkan keselamatan dari kebodohan dunia serta dari godaan keindahan materi. Dan hanya Allah SWT yang lebih mengetahui niat hamba-hamba-Nya yang tulus.
* * * * * * * * * * * * *
Laa ilaha illa allah
Tiada Tuhan kecuali Allah

Laa ma’buda illa allah
Tiada yang disembah kecuali Allah

Bertuahlah kalian Para Perawat Ahlil Quran.Membaca KALAMNYA yg Tercinta : Hadis2 Kelebihan Al Quran:



Love Al Quran...


Bertuahnya Kalian Wahai Perawat Qurani:
Wahai Mualij Pembaca Al Quran.. Bertuahnya kalian kerana inilah sebaik2 rawatan seumpama yang diberitakan Rasulullah saw...


Membaca kalam Sang Pencipta kerana CINTANYA...



Sebaik2 Ubat Adalah al Quran...
Apabila Kalian Merawat dengan Membaca Kalamnya yang mulia.. Bermaksud Kalian Menyebarkan CINTA ALLAH kepada makhlukNYA...


Sebaik2 Rawatan adalah membaca KALAMNYA "AL QURAN"

Anda adalah Perawat Ahlil Quran........



"Sebarkanlah Cahaya Cinta Kepada Allah Melalui Pembacaan Al Quran" ALLAHU HAQ!! HIDAYAH SELURUH ALAM


Hadis2 Kelebihan Al Quran yang mulia dan Pembacanya:

1. Daripada Abu Umamah r.a berkata : Aku mendengar Rasulullah S.A.W. bersabda: Bacalah Al Quran sesungguhnya ia akan datang di hari kiamat sebagai syafa'at kepada pembacanya.
( Riwayat Muslim )


2. Daripada Nawwas Bin Sam'an r.a. telah berkata : Aku mendengar Rasulullah S.A.W. bersabda : Di hari akhirat kelak akan didatangkan Al Quran dan orang yang membaca dan mengamalkan isi kandungannya, didahului dengan Surah Al Baqarah dan Surah A-li 'Imraan, kedua-dua surah ini menghujah ( mempertahankan ) orang yang membaca dan mengamalkannya. ( Riwayat Muslim )



3. Daripada Osman Bin 'Affan r.a. telah berkata: Rasulullah S.A.W. bersabda : Sebaik manusia di antara kamu orang yang mempelajari Al Quran dan mengajarnya kepada orang lain. ( Riwayat Bukhari )



4. Daripada Aisyah r.a. telah berkata: Bersabda Rasulullah S.A.W. : Orang yang membaca Al Quran dan susah untuk menyebut ayatnya ia mendapat dua pahala. ( Riwayat Bukhari & Muslim )



5. Daripada Abu Musa Al Asy'ari r.a. telah berkata : Rasulullah S.A.W. bersabda : Umpama orang mukmin yang membaca Al Quran seperti buah Utrujjah ( seperti limau besar ) baunya wangi dan rasanya sedap. Umpama orang mukmin yang tidak membaca Al Quran seperti buah tamar tidak ada bau dan rasanya manis, dan umpama orang munafik yang membaca Al Quran seperti Raihanah (sejenis pokok) baunya wangi dan rasanya pahit dan umpama orang munafik yang tidak membaca Al Quran seperti buah labu yang tiada bau dan rasanya pahit. ( Riwayat Bukhari & Muslim ):



6. Daripada Omar Bin Al Khattab r.a. Bahawa Nabi Muhammad S.A.W. bersabda : Sesungguhnya Allah mengangkat martabat beberapa golongan dan merendahkan martabat yang lain dengan sebab Al Quran. ( Riwayat Muslim )



7. Daripada Ibnu Omar r.a. daripada Nabi Muhammad S.A.W. telah bersabda: Tidak boleh berhasad dengki kecuali di dalam dua perkara : Lelaki yang dianugerahkan kefahaman yang sahih tentang Al Quran, ia menunaikan ibadat siang dan malam , lelaki yang dianugerahkan kemewahan harta lalu dinafkahkannya siang dan malam. ( Riwayat Bukhari & Muslim )



8. Daripada Barra' dan daripada 'Azib r.a. telah berkata : Seorang lelaki membaca Surah Al Kahfi dan di sisinya seekor kuda yang diikat dengan dua tali, maka awan di langit mula melindunginya dan semakin hampir, dan kudanya mula menjauhinya. Apabila menjelang pagi beliau pergi berjumpa Nabi Muhammad S.A.W. dan menceritakan peristiwa tersebut maka baginda bersabda : Itulah ( sakinah ) ketenangan yang turun disebabkan bacaan Al Quran. ( Riwayat Bukhari & Muslim )



9. Daripada Ibnu 'Abbas r.a. beliau berkata : Rasulullah S.A.W. bersabda : Sesungguhnya orang yang tidak ada di dalam ingatannya sesuatu pun daripada ayat Al Quran seperti rumah yang roboh. ( Riwayat Tarmizi dan beliau berkata: Hadis ini hasan sahih )



10. Daripada Abdullah Bin 'Umru Bin Al 'As r.a. Nabi Muhammad S.A.W. bersabda : Satu masa nanti akan dikatakan kepada orang yang membaca Al Quran: Bacalah, perbaikkilah dan perelokkanlah bacaan Al Quran sepertimana engkau memperelokkan urusan di dunia, sesungguhnya tempat engkau akan ditentukan di akhir ayat yang engkau bacakan.
( Riwayat Abu Daud dan Tarmizi dan beliau berkata : Hadis ini hasan sahih )



11. Daripada 'Uqbah Bin 'Amir r.a. menceritakan : Rasulullah S.A.W keluar dan kami berada di tempat duduk masjid yang beratap. Maka beliau bersabda: Siapakah di antara kamu yang suka keluar di pagi hari pada setiap hari menuju ke Buthan atau 'Atiq, dan dia mengambil darinya dua ekor unta yang gemuk dalam keadaan dia tidak melakukan dosa dan tidak putus hubungan silaturrahim. Kami menjawab : Kami suka demikian itu. Sabda Rasulullah S.A.W kenapakah kamu tidak pergi ke masjid belajar atau membaca dua ayat Al Quran lebih baik dari dua ekor unta, tiga ayat lebih baik dari tiga ekor, empat ayat lebih baik dari empat ekor unta demikianlah seterusnya mengikut bilangan ayatnya. ( Riwayat Muslim )



12. Daripada Ibnu Mas'ud r.a bahawa Nabi Muhammad S.A.W bersabda : Orang yang paling layak mengimami kaum di dalam sembahyang ialah mereka yang terfasih membaca Al Quran. ( Riwayat Muslim )



13. Daripada Jabir Bin Abdullah r.a. bahawa Nabi Muhammad S.A.W. menghimpun antara dua lelaki yang terbunuh di peperangan Uhud kemudian beliau bersabda : Yang mana satukah antara keduanya yang paling kuat berpegang teguh dengan Al Quran maka apabila aku tunjukkan kepada salah seorang daripada keduanya maka dialah orang yang pertama masuk ke liang lahad. ( Riwayat Bukhari, Tarmizi, Nasa'ie & Ibnu Majah )



14. Daripada 'Imran Bin Husain Bahawa beliau lalu di hadapan qari yang sedang membaca Al Quran kemudian dia berdoa kepada Allah kemudian ia kembali membaca kemudian ia berkata aku mendengar Rasulullah S.A.W. bersabda : Barangsiapa yang membaca Al Quran maka berdoalah kepada Allah dengan Al Quran maka sesungguhnya akan datang beberapa kaum yang membaca Al Quran dan mereka berdoa dengannya. ( Riwayat Tarmizi, beliau berkata : Hadis ini hasan )



15. Daripada Ibnu Mas'ud r.a. ia berkata : Barangsiapa yang membaca satu huruf daripada Al Quran maka baginya satu kebaikan, satu kebaikan menyamai dengan sepuluh pahala, aku tidak bermaksud : Alif , Lam , Mim ialah satu huruf, tetapi Alif satu huruf, Lam satu huruf dan Mim satu huruf. ( Riwayat Ad Darimi Tarmizi, beliau berkata hadis ini hasan sahih )
Puji-pujian Terhadap Baginda Nabi solallahu 'alaihi wasallam Lil-Imam Al-kamil wal-‘Alim Al-‘Amil Sayyidina Wa Maulana As-Syaikh Syarafuddin Bin Abdullah Muhammad Al-Bushiriy Rahimahumullah. Ya ALLAH curahkanlah selawat serta keselamatan yang kekal Atas ...kekasih-Mu sebaik-baik dari sekalian makhluk.. Aku menganiaya segala perilaku orang yang memelihara kegelapan Sehingga kedua telapak kaki orang itu melaporkan penderitaanya sebab bengkak Orang itu mengikat perutnya sebab lapar hingga ia mengikatkan Batu di perutnya yang berkulit halus itu sekadar untuk menahan laparnya Hingga gunung-gunung yang tinggi itu menawarkan diri untuk menjadi emas kepadanya Namun dia tetap menolak tawaran itu Penderitaan-penderitaan itu bahkan menguatkan zuhudnya di dunia ini Sedangkan penderitaan-penderitaan itu baginya tidak akan mengurangi martabat dan derajatnya yang luhur Seperti apakah penderitaan orang itu bisa menarik dunia ini Seandainya orang itu tiada, pasti dunia ini tiada diciptakan Iaitu Nabi Muhammad solallahu 'alaihi wa alihi wasallam pemimpinya dunia dan akhirat, pemimpinya manusia dan jin Serta pemimpinya dua golongan bangsa arab dan Ajam Nabi kita yang selalu memerintahkan (kebaikan) dan selalu mencegah (dari kemungkaran) maka tiada seorang pun Yang lebih baik dalam perkataan dan perbuatan dibandingkan dengan baginda Baginda adalah kekasih Allah yang selalu di nanti dan di harapkan syafa'atnya Dari segala malapetaka yang menimpa Nabi muhammad solallahu 'alaihi wasallam mengajak kepada (Ugama) Allah adapun berpegang pada ugama Allah itu Seperti berpegang pada suatu tali (ikatan) yang tak akan putus Nabi muhammad solallahu 'alaihi wasallam itu lebih unggul dibandingkan dengan Nabi-Nabi yang lain dalam hal bentuk tubuh dan budi pekertinya Dan tak ada seorang pun yang bisa menyamai ilmu dan kemuliaanya dengan baginda solallahu 'alaihi wasallam Adapun para nabi itu hanyalah mengambil (ilmu) dari Rasulullah solallahu 'alaihi wasallam Ibarat mengambil air dari lautan dengan tangan atau minum dari air hujan Para Nabi itu terhenti di sisi Rasulullah sesuai dengan batasnya Dari ilmu pengetahuan dan sekelumit hikmah Rasululah solallahu 'alaihi wasallam adalah manusia paling sempurna batin dan bentuk wajahnya Kemudian Allah memilihnya sebagai kekasihnya Baginda dibersihkan dari hal-hal yang menyerupai dari kebagusanya sedang kebagusan baginda itu tidak dapat berbagi-bagi Tinggalkanlah seruan orang nasrani kepada Nabinya Lakukanlah pujian kepada Rasulullah solallahu 'alaihi wasallam sekehendak hatimu dan bantahlah pendapat orang nasrani itu(mengatakan nabi isa anak tuhan) Umpamakanlah kemuliaan zat baginda solallahu 'alaihi wasallam dengan sekehendak hatimu Dan umpamakanlah keagungan derajat baginda dengan sekehendak hatimu pula Sesungguhnya keutamaan baginda itu tiada batasnya Sehinggakan orang yang bicara tak bisa menerangkan keutamaan baginda Umpama ayat-ayat baginda solallahu 'alaihi wasallam itu mampu menyamai derajatnya Maka orang yang hancur luluh tulangnya bisa hidup kembali bila asma' (nama) baginda disebut Nabi Muhammad solallahu 'alaihi wasallam tidak pernah mengujiku dengan sesuatu perkara yang akal tiada mampu memikirnya Sebab baginda merasa kasihan kepadaku maka aku tidak bimbang dan ragu Memahami ertinya Nabi solallahu 'alaihi wasallam yang sebenarnya itu sebenarnya mampu melumpuhkan manusia Maka tiada sesuatu dapat dilihat dari jarak jauh dan jarak dekat pada Nabi solallahu 'alaihi wasallam kecuali barang sesuatu itu luumpuh Ibarat matahari yang kelihatan kecil dihadapan mata dari jarak jauh Tapi matahari itu sendiri sanggup melumpuhkan mata bila didekati Seperti apa kaum itu menemukan hakikat Nabi Muhammad di dunia ini Sedang kaum itusudah terima bertemu dengan baginda melalui mimpi Maka adapun puncak pengertian tentang baginda solallahu 'alaihi wasallam sesungguhnya baginda Nabi adalah manusia Dan sesungguhnya baginda adalah sebaik-baik makhluk Allah Sesungguhnya ayat (Mu'jizat) yang di bawa para rasul itu Merupakan sebahagian saja dari Nur mu'jizat Nabi Muhammad solallahu 'alahi wasallam Sesungguhnya baginda solallahu 'alaihi wasallam itu adalah ibarat matahari dari segala keutamaan Sedangkan para rasul itu ibarat bintang-bintang yang memancarkan sinar kepada manusia diwaktu gelap-gulita Benar-benar mulia(asal)kejadian Nabi Muhammad yang di hiasi Dengan penuh budi pekerti yang mulia dan sifat peramah Kehalusan baginda ibarat bunga, Kemuliaanya ibarat bulan purnama Ibarat lautan dalam dermanya serta baginda berhimmah ibarat waktu yang selalu berputar Seakan-akan baginda solallahu 'alaihi wasallam itu adalah seorang diri dalam keagunganya Dikalangan bala tentra di saat kau menjumpai baginda di tengah para panglima Ibarat mutiara yang tersimpan di dalam bukhur( sebuah bekas diperbuat dari perak) Dari tempat perkataan dan tempat senyum simpulnya baginda solallahu 'alaihi wasallam Tiada bau wangi yang sempat menyamai dengan debu yang menyimpan dan mengumpulkan tulang-tulang baginda Keuntungan yang besar bagi sesorang yang sempat menikmati bau tanah debu tadi dan sempat menciumnya.. Ya ALLAH curahkanlah selawat serta keselamatan yang kekal Atas kekasih-Mu sebaik-baik dari sekalian makhluk.. -------------------------------------------- Alfu Alfi Sholaatin Wa Alfu Alfi Salaamin 'Alaika, Ya Shohibal-Mi'raaj. Alfu Alfi Sholaatin Wa Alfu Alfi Salaamin 'Alaika, Ya Shohiban-Na'lain. (Jutaan sholawat dan salam untukmu Wahai Tuan Empunya Mi'raaj; Jutaan sholawat dan salam untukmu Wahai Tuan Empunya Dua Ni`al). Alfu alfi sholaatin wa alfu alfi salaamin 'alaika Ya Rasulullah.. Alfu alfi sholaatin wa alfu alfi salaamin 'alaika Ya Habiballah.. Alfu alfi sholaatin wa alfu alfi salaamin 'alaika Ya Habibul Mustofa.. as-Salatu wa s-salamu 'alayk, Ya man arsalahu-llahu ta'ala rahmatan lil-'alamin.. as-Salatu wa s-salamu 'alayk, wa 'ala alika wa ahli baitika wa azwajika wa zuriyatika wa ashabika ajma 'in.. as-Salatu wa s-salamu 'alaykum, ya anbiya' ALLAH.. Allahumma Solli 'Ala Sayyidina Muhammad Wa 'Ala Ali Sayyidina Muhammad, Afdhola Solawatika Bi'adadi Ma'lumatika Wa Baarik Wasallm.. *syukron barakumullah :) ˙·٠•●۩۞KuunuツRabbaniyyin۞۩●•٠·˙